Rabu, 18 Mei 2011

Intip Laba-laba Mancing yuk..

"Laba-Laba Air"






Laba-laba air dari wilayah hangat Asia dan Afrika menghabiskan kebanyakan waktunya di bawah air. Karenanya, mereka membuat sarang di dalam air.


Untuk membangun sarangnya, mula-mula laba-laba ini membuat sebuah bidang rata antara tangkai-tangkai atau dedaunan di dalam air. Bidang rata ini dilekatkannya ke tangkai-tangkai dengan benang-benang suteranya. Selain untuk menstabilkan bidang datar, benang-benang ini juga berfungsi sebagi ciri untuk pulang ke rumahnya, juga bekerja seperti radar yang memperingatkan adanya mangsa yang mendekat.



Setelah bidang rata terbentuk, laba-laba mengangkut gelembung udara ke bawahnya dengan kaki-kaki dan tubuhnya. Dengan cara ini, jaring menggembung ke atas. Dengan semakin banyak udara yang ditambahkan, bentuk jaring menjadi serupa lonceng.

"Lonceng" ini lah sarang tempat tinggalnya.





Pada sianghari, laba-laba menanti di sarangnya. Jika ada binatang yang lewat, terutama serangga atau larva, ia menerkam dan menyeretnya ke sarang untuk di santapnya. Serangga yang jatuh ke atas permukaan air menimbulkan getaran. Laba-laba dapat merasakannya dan segera muncul ke permukaan untuk mengejarnya dan menariknya ke bawah air. Laba-laba ini bahkan menggunakan jaringnya di permukaan air. Baik serangga maupun korban lainnya yang jatuh kedalam jaringnya mengalami hal yang sama.

ni vidionya klo yg mw liat..tapi yg ini laba-laba makan kodo



ni ilustrasinya gan


begini cara mereka berburu mereka menunggu disarang.

ketika merasakan keberadaan ikan Haaap..ditarik kesarang..


Lagi nunggu Mangsa nih..sambil bikin strategi yang sabar gan


merasakan getaran akan keberadaan ikan..mencium bau ikan


Taarik gan.!dapet sensai straight


Racunin langsung biar ga lepas..berduka dah buat sang ikan


ditarik kedarat buat dimakan enaknya pake nasi tuh
Dapat kita lihat bahwa gelembung udara dan teknik berburu laba-laba ini merupakan cara yang ideal untuk hidup di bawah air. Mustahil bagi mahluk hidup bisa mencari penghidupannya di bawah air secara kebetulan. Jika suatu mahluk tidak memiliki keistimewaan yang diperlukan untuk hidup di bawah air, ia akan mati tenggelam segera setelah masuk ke dalamnya. Dia tak akan sempat menunggu terjadinya hal yang kebetulan, atau yang lainnya. Karenanya, mahluk darat yang dapat hidup di bawah air karena kecakapannya yang sesuai untuk itu, berutang budi kepada keberadaan kecakapannya itu. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa laba-laba air, yang memiliki karakteristik dan kemampuan istimewa ini, diciptakan Tuhan dalam keadaannya yang sempurna.

Ketika musim dingin menjelang, laba-laba harus berjaga-jaga agar tidak membeku. Karena alasan inilah, saat musim dingin tiba, laba-laba air ini turun lebih dalam. Pada saat itu, ia akan membuat lonceng musim dingin dan mengisi bagian dalamnya dengan udara. Beberapa laba-laba lainnya pindah ke cangkang siput-laut yang kosong. Ia tidak pernah bergerak di dalam loncengnya, dan hampir tidak menggunakan energi yang ada selama musim dingin. Ini untuk menghemat energi dan mengurangi penggunaan oksigen. Ini berarti bahwa gelembung udara yang dibawanya menuju lonceng dapat bertahan hingga 4-5 bulan selama musim dingin. Bates Hayvanlar Ansiklopedisi (Bates Encyclopedia of Animals), p. 244





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6189874

Tidak ada komentar:

Posting Komentar