Minggu, 11 November 2012

Tanya Kenapa! Mengenal Bung Tomo Tokoh Dengan Semangat Pantang Menyerah

(jelajahunik.us): Nama Bung Tomo menjadi salah satu nama tokoh yang akrab terdengar di telinga kita. Sosok itu memiliki nama Sutomo, dilahirkan pada 3 Oktober 1920 di kota Surabaya, Jawa Timur. Bung Tomo terkenal seantero negeri kala andil dalam upaya perlawanan masyarakat Indonesia melawan sekutunya yaitu Belanda dan Inggris tepatnya di kota Surabaya. Adapun peristiwa “Battle of Surabaya” pada 10 November 1945 menunjukkan peran penting dari tokoh Bung Tomo. Peran penting beliau yaitu membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya sekutu Indonesia yaitu Belanda dan Inggris. Berikut uraian singkat peristiwanya, tepatnya di pagi hari tanggal 10 November 1945, tentara Inggris mulai menunjukkan serangannya di kota Surabaya. Inggris melakukan serangan dahsyat ke berbagai bagian dari kota Surabaya sebagai bentuk upaya penyerahan kekuasaan Inggris kepada Belanda. Inggris mengerahkan dalam jumlah besar kapal perang, tank, puluhan ribu serdadu, kendaraan lapis baja, pesawat terbang maupun bom juga mengiringi serangannya. Inggris mengira bahwa kota Surabaya dapat ditaklukkan dalam waktu 3 hari dengan segala persiapan serangannya. Namun perkiraan tersebut salah, meski masyarakat kota Surabaya banyak yang meninggal tapi mereka tetap berhasil melakukan perlawanan terhadap Inggris. Bung Tomo menjadi tokoh pendorong semangat masyarakat kota Surabaya sehingga perlawanan semakin teratur dari hari ke hari. Perlawanan yang diperkirakan Inggris selesai dalam waktu 3 hari berubah menjadi 1 bulan, sebelum seluruh bagian kota Surabaya jatuh ke tangan Inggris. Peristiwa berdarah di kota Surabaya kala itu, juga telah menggerakkan perlawanan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Tentunya perlawanan untuk mengusir penjajah Indonesia sekaligus mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Masyarakat di seluruh bagian Indonesia banyak yang meninggal ketika melakukan perlawanan. Hal tersebut menunjukkan bahwa banyak para pejuang negara Indonesia berguguran di medan perang. Perang yang dilakukan sebagai usaha mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, peristiwa 10 November 1945 kini dijadikan sebagai Hari Pahlawan setiap tahunnya oleh masyarakat Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka yang telah gugur.