Selasa, 05 Maret 2013

Memasang Pintu Sesuai Feng Shui

 


(jelajahunik)  Pintu merupakan elemen penting di dalam rumah. Sebagai tempat keluar masuk, sebaiknya pintu dibuat dari bahan yang kuat. Jenie Kumala sebagai pakar feng shui menuturkan, beberapa petunjuk lain tentang pintu utama.

Pintu utama harus dibuat dengan proposisi yang tepat. Sebab, pintu utama diibaratkan sebagai gerbang utama ruang kehidupan. Melalui pintu utama semua kehidupan yang baik akan datang. Sebenarnya, ada beberapa desain tata letak tambahan tentang pintu utama. Yang pertama, jangan biarkan pintu utama membuka ke ruang yang sesak. 

"Sebaiknya, bila serambi utama terlalu kecil, lebih baik tidak mempunyai serambi sama sekali atau bisa juga letakkan cermin di dinding yang tidak langsung menghadap pintu utama," kata Jenie.

Hal terpenting, jangan biarkan pintu utama Anda membuka koridor yang lurus. Posisi ini seperti menggambarkan panah beracun yang terarah ke punggung Anda setiap kali Anda keluar rumah dan menusuk jantung Anda ketika Anda kembali. "Untuk menyiasati posisi pintu yang demikian, sebaiknya tempatkan pemisah, seperti dinding lipat atau partisi untuk menghalangi energi pembunuh," ujar Jenie.

Tirai juga sangat berguna jika pintu utama Anda sudah telanjur pada posisi garis lurus dengan pintu lainnya. Konfigurasi tiga pintu berurutan itu membuat energi negatif. Hal ini bisa dinetralkan dengan memberikan pemisah di antara letak pintu tersebut. 

Pintu utama harus selalu dalam posisi terbuka ke ruang besar dan lega. Hal ini sangat pas jika diterapkan di ruang tamu. Jika pintu masuk membuka ke ruang makan, maka penghuninya hanya akan berpikir tentang makanan. Satu hal lagi yang tabu adalah menempatkan pintu depan menghadap ke toilet. Letak pintu yang seperti ini akan memberikan dampak negatif.

"Jika toilet dapat dilihat dari pintu depan, sebaiknya ubah posisi pintu toilet. Selain mengubah, bisa juga dengan memberikan pemisah yang kokoh untuk memisahkan toilet dari pintu depan," urai Jenie.