Sabtu, 01 Mei 2010

Foto-foto (Langka) Agresi Militer Belanda di Indonesia

Tahun 1945 Perang Dunia II berakhir, Belanda yg telah lepas dari cengkeraman Nazi German ternyata msh menyimpan mimpi utk menguasai kembali Hindia Belanda, Belanda tak rela sumber kekayaan yg selama 350 thn telah memberi mereka kemakmuran lepas sia-sia. Mereka segera memobilisasi pemuda2nya untuk dikirim ke Nusantara. Babak ini mengawali perang yang kejam yg berkobar hingga empat thn lamanya di Indonesia.
Kapal pengangkut "M.C. Muir" di pelabuhan Amsterdam siap berangkat ke Nusantara.
Spoiler for rare:

Pendaratan pertama pasukan Belanda di Pulau Weh, Aceh.

Spoiler for rare:

Marinir Belanda dalam "aksi pembersihan" di sekitar Surabaya, 11 Mei 1946 :


Berlindung di balik tanggul ketika ditembaki pejuang Republik dari balik seberang selokan.

Tak lama kemudian dua orang marinir terluka. Prajurit medis dan imam tentara sedang merawat yg terluka

Sesudah itu, salah seorang anggota marinir mati tertembak, disebelahnya
seorang lagi menembaki sebuah gubuk yg merupakan sarang senapan mesin pejuang Republik.


Spoiler for Surabaya:

Kota Surabaya dibombardir


Spoiler for patroli:

Marinir Belanda di Jawa Timur sedang melintasi kampung yang terbakar.


Spoiler for patroli:


Spoiler for Londho Gendheng:

Spoiler for di pinggiran Kota Jogja:

Minggu, 19 Desember 1948 - Ibukota Republik diserbu :



Spoiler for rare:

Awak senapan mesin Republik yang gugur...hiks..hiks..

Spoiler for rare:

Pos Pejuang Republik


Spoiler for amtrac:






Spoiler for spoor:

Letjen Simon H. Spoor, Panglima tertinggi tentara Belanda di Indonesia sejak Januari 1946.

Ini lawannya, jago-jago perang gerilya...


Oerip Soemohardjo, mantan mayor KNIL yg telah pensiun sebelum PD II. Republik mengangkatnya kembali dalam dinas aktif sbg Kepala Staf Tentara.

Soedirman, Jenderal legendaris yg menjadi Panglima Tertinggi TNI saat itu.


Spoiler for rare:

Beberapa orang perwira Republik...ada yang terkenal tuh : Pak Harto waktu masih imut... sama Ahmad Yani(paling kanan)
Slamet Riyadi, lahir tahun 1927 adalah letnan kolonel termuda. Beliau gugur saat menumpas RMS di Ambon tahun 1950 dalam usia 23 tahun...jgn dibandingin ama kita sekarang gan, umur 23 ngapain aja ya??



Tetep Cinta Indonesia ya gan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar