Sabtu, 01 Mei 2010

Foto-Foto Malam Minggu Berdarah di Blowfish, Jakarta

Foto-Foto Malam Minggu Berdarah di Blowfish, Jakarta..Saat itu saya hanya bisa membayangkan keadaan yang terjadi di sana melalui tulisan-tulisan dari tweet beberapa pengunjung yang online melalui ponsel mereka. Herannya masih sempat-sempatnya mereka menulis status di saat keadaan genting seperti itu.
Oke, mungkin semua penasaran dengan keadaan di sana. Saya tak mungkin menampilkan printscreen status kawan-kawan saya yang hobi dugem itu di sini, tapi saya berhasil mendapatkan foto-fotonya dari seorang pengunjung yang menyebarkannya melalui twitter.
Sebelumnya saya berterima kasih sekali kepada pemilik foto ini karena telah mau membagi beritanya sebelum para petugas mengamankan tempat tersebut. Tentunya inilah foto-foto eksklusif TKP saat itu.
Sungguh mengerikan melihat sesosok mayat berlumuran darah.
Sebelum tulisan ini saya publish di blog ini, sebelumnya saya sudah mencoba membuat threadnya di kaskus guna mengumpulkan informasi. Dan dari beberapa informasi yang saya dapat, sepertinya penyerangan Blowfish terkait kejadian di malam sebelumnya (Jum’at), dimana ada seorang pemuda di bawah 17 tahun mencoba menerobos paksa Blowfish yang memang diperuntukkan untuk orang dewasa yang sudah memiliki KTP. Karena pemuda itu memaksa masuk, para bodyguard atau security Blowfish kemudian memukulinya hingga babak belur. Kemudian terjadilah kejadian rusuh yang terjadi pada malam (04/04/2010) pukul satu dini hari tadi. Disinyalir pelaku penyerangan adalah orang bayaran, dan kini polisi masih mengejar mereka. Dari berita terbaru yang dirilis polisi, kedua korban kini sudah berada di RS Polri Kramat jati (deket rumah saya tuh), dan diberitakan seorang tewas dan seorangnya lagi dalam kondisi kritis.
Oke, ada update terbaru. (VERSI POLISI) Ternyata Polisi merilis berita bahwa kasus penyerangan semalam adalah perebutan lahan antar geng :

Ternyata Dua Geng Itu Rebutan ‘Lahan’

Ternyata penyerangan yang dilakukan belasan orang terhadap satpam Blowfish Kitchen and Bar, City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, Minggu dini hari karena rebutan ‘lahan’ menjadi security.
“Ternyata masalahnya hanya rebutan lahan,” ujar salah seorang polisi di lokasi, Minggu (4/4/2010).
Menurut informasi di lapangan, posisi keamanan saat ini dipegang oleh sebuah geng suku A (yang diserang), sedangkan geng suku F yang melakukan penyerangan.
Menurut saksi mata, segerombolan orang berpakaian safari dan casual memasuki restauran yang menyajikan makanan khas jepang itu dengan menumpang beberapa taksi. Mereka yang jumlahnya belasan langsung memasuki restauran dan menyerang satpam dengan brutal.
“Kejadiannya sekira pukul 00.00 WIB, begitu segerombolan penyerang turun dari taksi, meraka masuk per dua orang. Lampu mendadak mati

dan langsung terjadi penyerangan itu,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kepada wartawan.

Lokasi kejadian sudah diberi garis polisi, sejumlah saksi saat ini sedang diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. Pantauan di lapangan, beberapa kaca terlihat pecah dan kondisi ruangan yang sangat berantakan.
Dikutip dari Okezone.com
Sekian Tio Alexander melaporkan dari pengamatan dan hasil wawancara beberapa orang yang mengklaim dirinya terlibat langsung di TKP. Nanti kalau ada berita terbaru tentang masalah ini lagi, insya Allah akan saya update.
Yah, saya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala kepada mereka yang memiliki kehidupan hedonisme. Alhamdulillah seumur-umur saya belum pernah menginjakkan kaki di tempat-tempat yang dilaknat para malaikat tersebut, dan tidak akan pernah sekalipun!
Buat apa mencintai dunia kalau sebenarnya mencintai dunia malah menjerumuskan kita?



4 komentar:

  1. seep buat kalimat akhirnya

    BalasHapus
  2. banyak kejadian juga kan seputar diskotik2 gto yg kebakaran gara2 yg diminum adalah yg mudah terbakar ckckckck..... kayak dah gk da air ja...

    BalasHapus
  3. sama gan, ane juga kagak bakalan nginjek tempat kayak begituan.
    mending di rumah aje deh.

    BalasHapus