Jumat, 14 Januari 2011

Ani Yudhoyono VS Puan Maharani VS Aburizal Bakrie Tahun 2014

Nama Ani Yudhoyono, Puan Maharani dan Aburizal Bakrie diperkirakan akan bersaing dalam perhelatan Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Hal itu terjadi karena dukungan terhadap ketiga nama itu untuk maju menduduki kursi RI-1 makin menguat. Menurut peneliti politik dari Indo Barometer, M. Qodari, popularitas Ani Yudhoyono akan semakin menguat sejalan dengan makin dekatnya pemilihan presiden 2014. “Sekarang, beliau belum mau dicalonkan saja sudah ada yang memilih. Apalagi jika bersedia,” kata Qodari kepada Tempo, Rabu (5/1).
Sistem kekeluargaan masih kental mewarnai suksesi kepemimpinan di negeri ini
Sistem kekeluargaan masih kental mewarnai suksesi kepemimpinan di negeri ini
Berdasarkan survei nasional terbaru yang dilakukan Indo Barometer pada 9-10 Agustus 2010, yang melibatkan 1.200 responden di 33 propinsi di Tanah Air, dukungan terbesar untuk calon presiden masih dipegang oleh Susilo Bambang Yudhoyono dengan raihan 40,3 persen suara, disusul Megawati Soekarnoputri (15,6 persen) dan Prabowo Subianto (4,5 persen).
Jika nama Yudhoyono digantikan nama Ani, maka calon presiden terkuat bergeser menjadi Megawati dengan perolehan 21,8 persen suara, disusul nama Prabowo (15,5 persen) dan Wiranto (8,7 persen). Ani sendiri memperoleh 3,4 persen suara. “Itu (Ani) belum ngapa-ngapain, belum melakukan sosialisasi intensif,” ujar Qodari.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/988682.jpg
Tingkat popularitas Ani, ia melanjutkan, akan sangat tergantung pada kinerja pemerintahan Yudhoyono-Boediono hingga 2014 nanti. “Kalau (kinerjanya) berhasil, peluang Ani besar untuk dicalonkan,” ujar Qodari.
Meski sekian nama calon presiden dimunculkan publik, Qodari menegaskan, tidak ada tokoh nasional yang cukup menonjol pada pemilihan presiden 2014. “Semua nama capres yang diperkirakan bakal maju memiliki tingkat popularitas yang rata-rata,” katanya.
Pada kesempatan terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto, mengatakan kecenderungan Puan untuk maju sebagai calon presiden dari partainya sangat mungkin. Apalagi, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufiq Kiemas menyatakan Megawati tak akan maju lagi. “Melihat trennya (Puan) sangat mungkin,” kata Wuryanto dalam pesan singkatnya kepada wartawan kemarin.
Menurut Wuryanto, saat ini kapasitas Puan sangat mendukung pencalonan itu. Puan adalah salah satu fungsionaris DPP PDIP, pimpinan fraksi, peraih suara terbanyak dalam pemilu legislatif 2009, serta paling sering melaksanakan tugas partai ke daerah.


“Last but not least, beliau juga putri tunggal Bapak Ketua MPR (Taufik Kiemas) dan Ibunda Ketua Umum PDIP (Megawati Soekarnoputri),” kata Wuryanto. Dewan Pengurus Daerah PDIP Jawa Tengah siap mengusung Puan menuju kursi kepresidenan. “Banyak kelebihan yang dimiliki Mbak Puan sehingga layak menjadi calon presiden,” kata Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Tengah Agustina Wilujeng kemarin.
Sementara itu, ihwal kemungkinan Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar, maju sebagai calon presiden 2014 sudah lama digadang-gadang pengurus partai ini. Selain pengurus pusat, sejumlah pengurus Golkar daerah mulai terang-terangan menggaungkan nama Aburizal sebagai calon presiden. Pengurus Golkar Gorontalo dan Jawa Barat, misalnya, dengan terbuka menyebut “Aburizal Bakrie for President”.