Rabu, 14 November 2012

Gila! Ada Celana dalam yang Bisa Menyerap Bau Kentut

Sebel enggak sih jika Kamu sedang nongkrong sama temen Kamu ataupun sedang lagi asyik-asyiknya mengobrol sama temen Kamu itu tiba-tiba temenmu kentut seenaknya di depan Kamu dan mengeluarkan bau yang sangat menyiksa hidung. Pastinya sebel banget dong..

Nah, bagi kalian yang tukang kentut sembarangan, ada sebuah celana dalam yang bisa menyelamatkan Kamu dari rasa malu saat Kamu kentut di dalam ruangan ataupun publik area lainnya.



Salah satu produsen pakaian asal Jepang mengklaim bahwa mereka memproduksi sebuah celana dalam yang bisa menetralisir 99 persen bau kentut yang di keluarkan. Dan sebayak 80 persen bau akan hilang dalam waktu 30 detik. Wooow…keren bukan???

Penemuan unik ini adalah hasil dari penelitian milik Hiroko Ohge, profesor di Universitas Hiroshima. Ia menemukan sebuah material keramik yang dijadikan partikel ukuran nano, lalu dimasukkan ke dalam sebuah serat kain untuk menyerap bau tak sedap itu. Menurut Hiroki, partikel ini sangat ampuh dalam menyerap sebuah bau kentut, keringat, dan juga aroma-aroma tidak sedap yang keluar dari pantat Kamu.

Hiroki sebagai seorang penemu menawarkan sebuah inovasi unik ini kepada 50 produsen pakaian yang akhirnya diterima Sieren. Di tahun 2008, produk ini sudah diperkenalkan kepada para orang tua, dan ternyata penemuannya itu sukses. Nama dari celana dalam ini adalah ‘Inodore’ yang ternyata disambut baik oleh masyarakat.

Juru bicara dari perusahaan tekstil Seiren, mengatakan, “Mulanya, kami berpikir akan menjual kepada mereka yang memerlukan perawatan khusus, atau dijual ke rumah sakit untuk pasien mereka,” ujar Nami Yoshida, “Tapi ternyata produk ini juga digemari oleh orang biasa, seperti pebisnis yang mengharuskan mereka bertemu banyak orang.”

“Banyak orang yang terlalu sensitif dengan bau badan mereka sendiri, jadi produk ini juga bisa membuat orang semakin percaya diri,” imbuh Hiroki. “Lebih baik menggunakan yang bahannya ketat di pantat, jadi baunya tidak lolos dari celah,” lanjutnya lagi.