Rabu, 03 Juli 2013

Tips Desain Kamar Anak


Desain kamar anak yang nyaman akan membuat si kecil betah berlama-lama di kamar baik untuk belajar, bermain dan sebagainya. Sangat penting merancang desain kamar anak semenarik mungkin, terlebih jika anak-anak kita termasuk kategori anak-anak yang kreatif, kondisi kamar yang indah, nyaman dan kreatif akan mendukung perkembangan kreatifitas si anak. Memiliki desain kamar anak yang menarik tak mengharuskan Anda datang ke para arsitek yang tentu saja akan sangat mahal. Rancangan murah namun tetap menarik bisa Anda upayakan sendiri dengan memperhatikan hal-hal yang disenangi anak-anak dan bermanfaat bagi perkembangan si anak.

 
Nah, untuk merancang sendiri desain kamar anak-anak Anda, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan, berikut diantaranya:
    Hindarkan ruang tidur anak-anak Anda dari berbagai peralatan bangunan yang bebahaya, misalnya bentuk kaca jendela yang terlalu tajam, tata ruangan di lantai dua yang sangat beresiko dalam hal ketinggian, sudut-sudut ruangan yang terlalu tajam, besi-besi dan sebagainya. Pastikan bahwa peralatan yang ada di dalam ruangan kamar anak-anak adalah aman untuk digunakan.
 
Perhatikan sirkulasi udara. Dalam merancang desain kamar anak, hal terpenting juga memperhatikan sirkulasi udara di kamar. Sirkulasi udara yang baik akan membantu menjaga kesehatan anak dan mendukung proses pertumbuhan yang dijalani. Di samping itu, sirkulasi udara yang baik juga akan membantu kenyamanan suasana kamar, akibatnya anak akan betah berlama-lama di kamar untuk belajar, bermain dan sebagainya.

Sebagai bagian dari pola mendidik anak untuk mandiri, orangtua mulai menyiapkan kamar tidur khusus untuk anak sejak mereka masih berusia dini. Anak-anak mempunyai kamar sendiri lengkap dengan parabot yang mendukung aktivitas mereka. Dengan memiliki kamar sendiri, anak-anak juga dibiasakan untuk bertanggung jawab terhadap apa yang mereka punya.


  1. Pilihlah lokasi kamar anak yang jauh dari pintu utama agar lebih mudah diawasi. Jangan lupa memberi pelindung yang aman pada pintu dan jendela agar anak tidak mudah terjepit.
  2. Berikan warna-warna yang berkesan ceria untuk membantu merangsang kreativitas dan biarkan anak berimajinasi dengan menaruh tokoh favoritnya serta menjadikan pernak-pernik tokoh favoritnya aksesoris di dalam kamar miliknya.
  3. Pastikan sirkulasi udara dan cahaya lami dapat masuk. Untuk pemasangan lampu pastikan utilitasnya jauh dari jangkauan anak.
  4. Usahakan lantai kamar dalam kondisi rata dan tidak licin agar tidak membahayakan anak bila sedang bermain.
  5. Pilih furnitur yang kokoh dan tidak mudah roboh bila dipanjat serta memiliki ukuran yang sesua dengan tinggi sang anak. Minimalkan detail yang memiliki bagian sempit agar anak tidak mudah terjepit. Hindarkan pula furnitur yang memiliki sudut tajam agar tidak membahayakan anak (menimbulkan luka).
  6. Perlunya pengorganisasian yang baik pada tempat penyimpanan mainan, pakaian dan perlengkapan sekolahnya.
  7. Pilihlah perlengkapan dan perabot kamar yang terbuat dari bahan bebas toksin (racun) dan tidak menyebabkan alergi.
  8. Bila anak harus berbagi kamar dengan saudaranya usahakan memakai tempat tidur yang terpisah, bertingkat (bunk bed) atau membagi kamar menjadi dua untuk melatih mereka agar bertanggungjawab terhadap miliknya masing-masing.