Selasa, 27 Agustus 2013

Beginilah Proses Terciptanya Bintang

Astronom menangkap serangkaian gambar yang menunjukkan proses terciptanya bintang. Terbentuknya bintang dimulai dari apa yang disebut sebagai jet masif dari gas seperti karbon monoksida dan oksigen terionisasi.

Dilansir Latimes, Rabu (21/8/2013), gas-gas tersebut kabarnya melesat dengan kecepatan 1 juta kilometer per jam (621.000 mph). Ketika jet gas tersebut menabrak material di sekitar protobintang, maka gas akan mulai bersinar. Kemudian, gas akan menciptakan apa yang disebut sebagai efek Herbig-Haro.

Herbig-Haro seperti yang ditangkap oleh astronom berada di konstelasi Vela, yakni berjarak 1.400 tahun cahaya dari Bumi. Bintang yang baru terbentuk mengirimkan pancaran gas besar, bahkan mampu menarik gas dan material lain dalam proses formasi pembentukannya.

Peneliti dari Yale University, Hector Alvre mengatakan, studi yang diterbitkan di Astrophysical Journal ini mengungkap adanya aliran keluar ketika medan magnet dari protobintang berinteraksi dengan medan magnet dari material yang mengelilinginya.

"Materi dalam piringan spiral (disk spirals) bergerak menuju bintang. Saat (material) telah mencapai jarak tertentu, sebagian dari material menuju protobintang untuk membantu pembentukan bintang," jelas Hector.

Gas ini ditangkap oleh Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA), yang merupakan teleskop luar angkasa canggih yang membantu ilmuwan memahami arus molekul luar angkasa. Aliran gas tersebut berwarna merah muda (pink) dan ungu yang kabarnya muncul menuju Bumi, sedangkan gas oranye dan hijau menjauh dari Bumi.