Selasa, 20 Agustus 2013

Parah, Anak Durhaka Biarkan Ibunya Tewas Kelaparan


Seorang pria Taiwan dipenjara 12 tahun setelah membiarkan ibunya yang tengah sakit, tewas akibatkelaparan. Ketika ditemukan, jasad sang ibu sudah dipenuhi dengan belatung.


"Chang Chih-Chiang didakwa dan divonis setelah mengabaikan ibunya hingga tewas. Dia diperbolehkan untuk melakukan banding," ujar pihak Pengadilan Taiwan, seperti dikutip AFP.

Kasus ini terungkap setelah istri dari pria berusia 36 tahun itu menelepon polisi, setelah menemukan mertuanya tewas di apartemen tempat tinggalnya di Taiwan. Ketika meninggal, ibu mertuanya itu diketahui mengidap berbagai penyakit termasuk diabetes.

Ketika petugas polisi tiba di apartemen, mereka menemui tubuh dari korban yang mencapai berat kurang dari 30 kilogram. Jenazahnya dipenuhi belatung di dalam kamar yang dipenuhi dengan sampah.

Pihak koroner memperkirakan, perempuan berusia 53 tahun itu dinyatakan tewas selama satu pekan. Diperkirakan, korban tidak mengonsumsi makanan selama lima hari sebelum kematiannya.


Media setempat melaporkan, Chang biasa menghabiskan waktunya bermain game komputer. Dirinya selalu mengabaikan kesehatan ibunya, meskipun keduanya hidup bersama