Selasa, 27 Agustus 2013

Aneh Gan...! dinegara swiss memberikan fasilitas bercinta didalam mobil

Sebuah tempat yang menyediakan layanan seks dalam mobil telah dibuka di Kota Zurich, Swiss. Fasilitas ini dibuka sebagai upaya untuk menjaga para pelacur dalam keadaan aman dan memindahkan perdagangan seks di luar kota Swiss.

Mulai hari ini dan seterusnya, sembilan bilik untuk melakukan hubungan seks, yang tersembunyi di balik pagar tinggi, sudah disediakan bagi pelacur dan klien mereka.

Hanya sebuah tanda kecil yang memperlihatkan jam buka serta sebuah ikon bergambar payung merah untuk menunjukkan area kerja seks di lokasi bekas kawasan industri, yang terletak di sebelah barat Zurich itu.
Namun, ada aturan yang harus dipatuhi. Pelanggan harus lebih dari 18 tahun, satu pelacur hanya untuk satu mobil, dan kondom harus dibuang segera dalam sampah yang disediakan setelah digunakan.

Ada area di mana klien dapat memilih pelacur yang diingikan dan kemudian menegosiasikan harga sebelum menuju kotak, yang terbuat dari bingkai kayu. Setiap kotak juga memiliki alarm untuk menjaga para pelacur tetap dalam keadaan aman.
Direktur layanan sosial untuk pekerja seks Kota Zurich, Michael Herzig, mengatakan prostitusi pada dasarnya adalah sebuah bisnis.

"Kita tidak bisa melarang hal itu. Jadi kita ingin mengontrol pekerja seks dan penduduk karena jika kami tidak mengontrol hal itu, maka kejahatan terorganisir dan mucikari akan mengambil alih," kata Herzig.

Ursula Kocher, direktur Flora Dora, sebuah jaringan pendukung bagi para pelacur, mengatakan pihaknya secara teratur mengambil para pelacur dari hutan terdekat atau luar kota, dan sering menemukan mereka dalam keadaan bahaya. "Tapi di sini, mereka akan tetap berada di tempat dan dapat berurusan dengan pelanggan secara cepat."

Layanan seks lewat mobil telah disetujui oleh warga Zurich dalam sebuah referendum pada Maret 2012 lalu, di mana 52,6 persen suara mendukung hal pembangunan proyek ini.

Selain itu, gagasan pembangunan fasilitas layanan seks ini juga memiliki persetujuan dari kalangan partai politik, di mana hanya Partai Rakyat Swiss (SVP) yang menentang proyek ini.

"Ini tidak akan bekerja, entah karena klien tidak akan datang atau karena lokasi ini tidak akan digunakan oleh para pelacur," ujar Sven Oliver Dogwiler, politisi dari Partai Rakyat Swiss (SVP)
.