Selasa, 13 Agustus 2013

Laga Pertama Indonesia Di Piala Dunia.

Banyak yang mengira kalau Indonesia belum pernah masuk dalam Piala Dunia, ternyata salah, Indonesia sudah berlaga pada Piala Dunia tahun 1938 loh. Dan mencatat rekor negara Asia pertama yang masuk Piala Dunia. Berikut berita lengkap yang kutip dari berbagai sumber.

Sebenarnya bukan murni Indonesia yang berangkat dan hal ini sempat menjadi konflik. Maklum, ketika itu ada tiga federasi yang berdiri di Indonesia, yakni :

1. Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) milik Belanda
2. Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya
keturunan Tionghoa
3.Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) yang jadi bendera bumiputra.

NIVU berada di garda terdepan lantaran tercatat sebagai anggota FIFA.

Para pemain Hindia Belanda jelang melawanHungaria


NIVU menggandeng PSSI untuk bisa tampil di Piala Dunia 1938. Dan akhirnya PSSI pun setuju, dan hasilnya NIVU dan PSSI membuat sebuah perjanjian yang bernama
"Gentlemen's Agreement"
pada 15 Januari 1937 yang menegaskan secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir perjanjian juga menyebutkan bahwa tim yang akan dikirim ke Piala Dunia 1938 adalah pemenang pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI. Tapi, NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya sendiri (tidak terkejut) Ketua Umum PSSI, Soeratin Sosrosoegondo, pun marah. Melalui Kongres di Solo pada 1938, Soeratin membatalkan Gentlemen's Agreement. Alasannya, bila NIVU yang memilih komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Dan itulah faktanya.

TIM INTI HINDIA BELANDA: Depan (kiri-kanan), Telwe, Hukom, Pattiwael, Soedarmadji, Tan See Han and Hong Djin.
Belakang: Anwar, Dorst, Bing Mo Heng, Van der Burg, Faulhaber.


Dan ya memang yang berangkat di dominasi pemain NIVU. Hanya ada empat pesepak bola pribumi yang masuk skuad yakni Bing Mo Heng (kiper), Suwarte Soedarmadji, Anwar Sutan dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Hindia Belanda lolos ke Piala Dunia 1938 dengan menang WO lantaran Jepang batal tampil di kualifikasi karena terlibat perang dengan Cina.


Ada yang lucu ketika pertandingan pertama melawan Hungaria, walikota Reims menjuluki tim indonesia sebagai tim "kurcaci" karna perbedaan potur tubuh yang mencolok, tim hungaria berpostur tinggi besar. Tak heran jika tim indonesia kalah 0-6. Dan oleh karna itulah Indonesia tak pernah masuk dalam putaran final piala dunia.

Dan berikut susunan skuat Hindia Belanda kala itu (1938)
KIPER : Tan "Bing" Mo Heng (HCTNH Malang), Jack Samuels (Hercules Batavia)

BELAKANG : Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), Teilherber (Djocoja Djogjakarta)

TENGAH : G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja
Djogjakarta), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Achmad Nawir (HBS Soerabaja), Anwar Sutan (VIOS Batavia), G. van den Burgh (SVV Semarang)

DEPAN : Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), Tan See Han (HBS Soerabaja), Isaac "Tjaak" Pattiwael (VV Jong Ambon Tjimahi), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging (VV Jong Ambon Tjimahi), R. Telwe (HBS Soerabaja), Herman Zomers (Hercules Batavia)

PELATIH : Johannes Mastenbroek (Belanda)


FORMASI HINDIA BELANDA (2-2-6)
Tan MO HENG
NAWIR, Hong DJIEN TAN
Frans MEENG, Tjaak PATTIWAEL
Hans TAIHUTTU, SOEDARMADJI, Anwar SUTAN, Henk SOMMERS, Frans HUKON, Jack SAMUELS